Connect with us

Sepakterjang

Kenal Lebih dekat dengan Bambang Haryo

Published

on

Ayobhsbisa.comH.Bambang Haryo Soekartono adalah merupakan anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Gerindra untuk Dapil Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo) setelah memperoleh 33,896 suara.

Sebelum berkecimpung di Politik, Bambang dikenal sebagai pengusaha kapal ferry dan menjabat Direktur di beberapa usaha perusahaan perkapalan yaitu PT. Dharma Lautan Utama (ferry), PT. Adiluhung Saranasegara (pemeliharaan kapal) dan PT. Graha Senggigi (pemilik hotel Grand Beach Senggigi di Lombok, NTB) kemudian sekarang merambah ke Properti dan membangun Gresik Mall.

Pengalaman Organisasi

Selain memiliki banyak pengalaman dibidang usaha, Bambang juga aktif dalam organisasi diantaranya Ketua lkatan Alumni Fakultas Teknologi Kelautan Komisariat Pusat lnstitut Teknologi 10 November Surabaya, Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Jawa Timur, Wakil Ketua DPD GERINDRA Jawa Timur Anggota Dewan Pembina GETAR (Gerakan Tani Rakyat ) Pusat, Sayap Partai GERINDRA, Ketua Senat IKA ITS Pengurus Wilayah Jawa Timur serta ketua Ikatan Pencak Silat seluru Indonesia Surabaya.

Pria lulusan, S1, Teknik Perkapalan, Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya (1990) ini pertama masuk ke DPR langsung menduduki Komisi VI yang membidangi BUMN, koperasi, investasi, perdagangan dan perindustrian.

Kemudian per Maret 2018, Bambang pindah ke Komisi V yang membidangi Perhubungan; Pekerjaan Umum; Pembangunan Pedesaan dan Kawasan Tertinggal, Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika. Pria kelahiran 1963 ini, terlihat sangat vokal di DPR-RI, sejumlah kebijakan pemerintah dikritisinya.

Sorotan di DPR

Pada Raker Banggar dengan Koor Panja Belanja 4 juli 2018, Bambang menyampaikan bahwa Indonesia dalam suasana duka, permasalahan utama dengan kenaikan dolar yang tinggi dari awal pemerintahan sudah lebih dari 30%, tetapi semua bukan kurangi anggaran tetapi malah menambah.

Bambang menyampaikan ada keinginan agar masyarakat tidak beli barang impor tetapi pemerintah malah ajari impor, negara lagi surplus beras tetapi impor LPG 3 kg yang disubsidi harga Rp6000 sekarang masyarakat beli dengan harga Rp40.000. Bambang mengatakan ada datanya.

Rp60 triliun digelontorkan untuk dana desa tetapi sampai sekarang tidak ada ketahanan pangan. Harga daging sekarang Rp130.000. Garam diimpor 2,2 juta ton padahal garis pantai Indonesia terpanjang ke-2 setelah Kanada. Bambang mengatakan bahwa semua mewakili rakyat, petugas rakyat. Kalau Pak Prabowo jadi presiden beliau bukan jadi petugas partai tapi pelayan rakyat.

Bambang melanjutkan, bahwa ada 120 juta peti kemas yang lewat Indonesia dan dilewati kapal seluruh dunia tetapi tidak ada konsentrasi pembangunan pada jalur poros maritim dunia. Bambang mengatakan bahwa kita hanya Rp500.000 peti kemas yang bisa ditangkap sisanya diambil Malaysia dan Singapura.